Banner

Studi: Pemasangan Panel Surya dalam Budidaya Perairan Menguntungkan

vecteezy.com/papan saengkutrueang
Avatar
Oleh Arsyad Paripurna 10 Juli 2024, 19.42

Menurut studi terbaru di Tiongkok, memasang panel surya di atas peternakan ikan dapat membantu meningkatkan panen makanan laut sebesar 50% sekaligus menghasilkan listrik bebas polusi dalam jumlah besar.

Sebagaimana dirinci oleh World Resources Institute, ini adalah contoh menarik tentang bagaimana energi matahari dapat membantu kita menciptakan masa depan yang lebih bersih dan sehat serta bermanfaat bagi manusia dan planet bumi ini.

Studi tersebut mengamati lokasi budidaya perairan di dekat muara Sungai Kuning di Provinsi Shandong, Tiongkok.

Pada 2021, panel surya dipasang beberapa meter di atas air untuk menghasilkan energi bersih. Hasilnya sungguh mencengangkan.

Instalasi tenaga surya kini menghasilkan 260 gigawatt-jam listrik bersih per tahun – cukup untuk memberi daya 113.000 rumah.

Pada saat yang sama, naungan dari panel menjaga suhu air tetap dingin 3,6 hingga 5,4 derajat Fahrenheit, sehingga menghasilkan hasil udang dan teripang 50% lebih tinggi.

Perusahaan tenaga surya juga membayar untuk menyewa ruangan tersebut, yang telah mendanai perbaikan infrastruktur pertanian.

Integrasi budidaya perikanan dan tenaga surya ini, yang dikenal sebagai agrivoltaik, menunjukkan bagaimana panel surya dapat melakukan lebih dari sekadar menghasilkan listrik bersih.

Mereka juga dapat membantu melindungi tanaman dan hewan dari panas dan sinar matahari yang berlebihan, mengurangi penguapan air, dan bahkan meningkatkan hasil panen.

Petani mendapatkan manfaat tambahan berupa pendapatan tambahan dari menyewakan lahan mereka atau sewa yang lebih murah jika pengaturannya dibalik.

“Di dunia di mana permintaan energi global melonjak dan penggunaan lahan pertanian untuk produksi pangan semakin digantikan oleh proyek-proyek energi terbarukan (seperti untuk pembangkit listrik tenaga surya dan angin, atau menanam tanaman seperti jagung dan kedelai untuk biofuel), agrivoltaik muncul sebagai solusi yang saling menguntungkan untuk energi dan pertanian berkelanjutan,” kata World Resources Institute, dikutip dari The Cool Down, Selasa (9/7).

Selain manfaat langsung yang berhubungan dengan pangan, agrivoltaik juga dapat meningkatkan kemandirian energi di masyarakat pedesaan dan menciptakan lapangan kerja baru.

Dengan mengoptimalkan penggunaan lahan untuk produksi pangan dan energi bersih, semua orang bisa mendapatkan manfaatnya.

Dengan kebijakan yang cerdas dan keterlibatan kepemimpinan lokal, agrivoltaik dapat membantu mempercepat peralihan ke energi yang lebih bersih sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Tiongkok dan negara-negara lain.

Reporter : reportergreen Editor : Arsyad Paripurna
;

Katadata Green merupakan platform yang mengintegrasikan berita, riset, data, forum diskusi, dan komunitas untuk menginformasikan, bertukar gagasan, hingga kolaborasi untuk pembangunan hijau dan berkelanjutan di Indonesia.