Katadata Green
Banner

Saatnya Generasi Muda Ciptakan Inovasi Bermakna

Katadata
Avatar
Oleh Athiya Ramadhian 22 Juli 2026, 13.25

Keuntungan finansial kini bukan lagi satu-satunya tolok ukur kesuksesan sebuah organisasi. Di tengah pusaran tantangan global seperti krisis iklim, disrupsi digital, dan kesenjangan sosial, kemampuan menciptakan dampak nyata melalui inovasi menjadi sangat penting. Generasi muda kini didorong untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi memiliki dampak yang bermakna bagi masyarakat dan sekitarnya.

Perspektif tersebut menjadi pembahasan dalam Green Campus Connect: Road to Permata INSPIRE, bertajuk “Beyond Profit: Creating Impactful Innovation” yang diselenggarakan Permata Bank bersama Katadata Green di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kamis (2/7). 

Diskusi menghadirkan perwakilan sektor pendidikan, perbankan, serta kuliner untuk membahas bagaimana generasi muda dapat membangun inovasi yang mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus berdampak.

Kegiatan ini diikuti peserta yang terdiri atas mahasiswa/i Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya serta komunitas anak muda yang tertarik pada isu inovasi, kewirausahaan, dan pembangunan berkelanjutan.

Professor School of Business and Social Innovation Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Rosdiana Sijabat, menilai bahwa pergeseran dari profit-oriented innovation menuju impact-driven innovation menjadi semakin relevan seiring berkembangnya tantangan global. 

Ia menyebut bahwa perguruan tinggi memiliki peran sebagai katalis dalam membangun ekosistem inovasi berdampak melalui penguatan kurikulum, penelitian, hingga kolaborasi dengan industri dan pemerintah. 

“Di Unika Atma Jaya, pendekatan tersebut diwujudkan melalui penerapan Outcome-Based Education (OBE) yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan penyelesaian masalah, tanggung jawab sosial, serta pola pikir kewirausahaan yang berorientasi pada keberlanjutan,” terang Rosdiana.

Ia menambahkan bahwa kompleksitas persoalan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara kampus, industri, startup, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci agar riset, inovasi, dan teknologi dapat diimplementasikan menjadi solusi yang benar-benar berdampak nyata.

Pandangan tersebut sejalan dengan perspektif industri keuangan yang melihat inovasi sebagai upaya untuk menciptakan solusi yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Technology Director Permata Bank Ahmad Mikail Madjid, memaparkan bahwa perkembangan teknologi telah mengakselerasi lahirnya berbagai inovasi di sektor perbankan. Namun, ia menegaskan bahwa teknologi sejatinya hanyalah instrumen, sedangkan tujuan akhirnya harus tetap berpusat pada pemberian manfaat bagi masyarakat.

"Semakin besar masalah yang dapat diselesaikan di masyarakat, semakin besar pula nilai yang bisa diciptakan, termasuk bagi bisnis itu sendiri," ujar Mikail.

Mikail menjelaskan bahwa transformasi digital di sektor perbankan telah mengubah berbagai proses layanan yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi lebih cepat, aman, dan personal. 

Pendekatan customer centricity, menurut Mikail, memungkinkan layanan keuangan semakin disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan pengelolaan risiko yang baik.

Menurutnya, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan baru, mulai dari keamanan siber hingga perlindungan data. Karena itu, inovasi perlu dibangun di atas fondasi manajemen risiko yang kuat agar mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Kepada mahasiswa, Mikail berpesan agar terus mengembangkan digital mindset, kemampuan berpikir kritis, resiliensi, integritas, dan semangat belajar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Prinsip serupa juga diterapkan di dunia usaha kuliner. Director of Strategy & Corporate Development PT Fore Kopi Indonesia Tbk Mohammad Fahmi Rachmattulah, mengatakan bahwa inovasi bukan sekadar menghadirkan produk baru, melainkan menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Fahmi menjelaskan bahwa Fore Coffee lahir dari pertanyaan sederhana mengenai bagaimana menghadirkan kopi berkualitas premium dengan harga yang tetap terjangkau. Dari pertanyaan tersebut, perusahaan membangun inovasi berbasis teknologi. Mulai dari pengembangan sistem digital hingga model bisnis online-to-offline (O2O) untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk berkualitas.

Fahmi menekankan, “Teknologi tidak akan menghasilkan dampak tanpa sumber daya manusia yang kompeten, sehingga pengembangan talenta menjadi investasi yang sama pentingnya dengan pengembangan produk.”

Menurutnya, inovasi juga diwujudkan melalui penguatan ekosistem lokal, termasuk melibatkan petani kopi dan produsen gula aren nusantara sebagai bagian dari rantai nilai perusahaan.

Diskusi tersebut menegaskan bahwa inovasi berdampak membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perguruan tinggi sebagai penghasil talenta dan riset, industri sebagai penggerak implementasi, hingga sektor keuangan sebagai enabler yang memperluas akses terhadap berbagai solusi inovatif.

Permata INSPIRE merupakan sebuah platform diskusi inspiratif dari Permata Bank yang melibatkan social entrepreneurs, pendidik dan akademisi, pemerintah, komunitas, dan NGO dengan tujuan terciptanya kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan di sekitar kita melalui solusi yang inklusif, berdampak, dan berkelanjutan. Dalam pelaksanaan Road to Permata INSPIRE kali ini, Permata Bank berkolaborasi dengan Green Campus Connect, sebuah program milik Katadata Green dengan misi yang serupa.

Sebelumnya, Road to Permata INSPIRE dan Green Campus Connect telah menyelenggarakan talk show berjudul, “ESG for Tomorrow Leaders” di Universitas Multimedia Nusantara, dengan menghadirkan pembicara-pembicara Chief of Corporate Affairs & Sustainability Permata Bank, Katharine Grace, Founder & Executive Director Life Cycle Indonesia, Jessica Hanafi, dan Program Director Kebun Kumara, Sarah Adipayanti.

Editor : Fitria Nurhayati
;

Katadata Green merupakan platform yang mengintegrasikan berita, riset, data, forum diskusi, dan komunitas untuk menginformasikan, bertukar gagasan, hingga kolaborasi untuk pembangunan hijau dan berkelanjutan di Indonesia.